Sertifikasi Apa yang Dibutuhkan Perusahaan Pembersih Kantor?

Sertifikasi Apa yang Dibutuhkan Perusahaan Pembersih Kantor?

Ketika Anda memulai bisnis pembersihan kantor, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui. Beberapa di antaranya adalah izin usaha, undang-undang ketenagakerjaan, dan CIMS-GB. Anda bisa mendapat masalah jika membutuhkan bantuan untuk memahami peraturan dan regulasi. Ini akan membantu jika Anda mempelajari semua yang Anda bisa.

Manajer Kebersihan

Jika Anda mencari perusahaan pembersih hebat di Upstate NY, Jan-PRO Cleaning & Disinfecting memiliki daftar panjang sertifikasi dan sistem pembersihan berkualitas. Mereka telah berkecimpung dalam bisnis pembersihan komersial selama lebih dari dua puluh tahun dan memiliki rekam jejak keunggulan yang kuat.

JAN-PRO menggunakan sistem pembersihan tingkat rumah sakit dan peralatan modern untuk memastikan Anda mendapatkan ruang kantor sebersih mungkin. Untuk memudahkan Anda, program sertifikasi pembersihan komprehensif mereka memberi tahu Anda apa yang Anda lakukan.

Selain sertifikasi kebersihannya, Jan-PRO juga menawarkan perkiraan gratis. Selain itu, franchisee akan memberi Anda rencana dan jadwal pembersihan terperinci berdasarkan kebutuhan Anda.

Jan-PRO juga memiliki sistem jaminan kualitas yang kuat yang disebut JAN-PRO Tracker. Alat ini memudahkan untuk mengikuti semua pekerjaan kebersihan Anda. Bahkan memungkinkan Anda melakukan inspeksi dan mengelola inventaris Anda.

CIMS-GB

Jika Anda tertarik untuk mendapatkan sertifikasi perusahaan pembersih kantor Western NY, Anda harus tahu bahwa Standar Manajemen Industri Pembersihan (CIMS) dapat memberikan banyak manfaat. Ini memiliki standar ketat yang memastikan Anda memberikan layanan dengan kualitas terbaik. Namun, jika Anda berpikir tentang CIMS, Anda harus mengambil langkah spesifik untuk memastikan bisnis Anda memenuhi standar tersebut.

Standar untuk perusahaan pembersih komersial sangat ketat, dan didasarkan pada konsensus. Standar ini mencakup kebijakan organisasi, rencana pemberian layanan, prosedur pembelian, dan banyak lagi.

Agar memenuhi syarat untuk sertifikasi CIMS, organisasi kebersihan Anda harus mematuhi setidaknya 60% elemen yang termasuk dalam standar. Selain itu, untuk mendapatkan sertifikasi, Anda harus menjalani penilaian menyeluruh oleh pihak ketiga yang terakreditasi ISSA. Ini akan melibatkan kunjungan ke lokasi dan akun masing-masing pelanggan untuk memverifikasi bahwa praktik perusahaan Anda sesuai dengan standar yang disyaratkan.

Izin usaha

Ketika Anda memulai bisnis kebersihan, Anda harus mendapatkan izin usaha. Untuk membuat waralaba, Anda juga harus membeli lisensi waralaba. Namun, jika Anda ingin memulai bisnis pembersihan mandiri, Anda dapat mengajukan izin dari departemen negara setempat.

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah memutuskan jenis bisnis yang akan Anda mulai. Misalnya, Anda dapat memilih antara kepemilikan perseorangan, kemitraan, atau perseroan terbatas.

Untuk memulai layanan pembersihan kebersihan atau perumahan, Anda harus mendapatkan izin usaha. Banyak negara bagian dan kota memerlukan izin usaha ini.

Bergantung pada negara bagian, Anda mungkin perlu membayar pajak atau tunduk pada undang-undang lain. Penting juga untuk dicatat bahwa Anda harus membayar pajak penjualan kepada pelanggan Anda.

Hukum ketenagakerjaan

Jika Anda memiliki atau mengoperasikan kantor yang membersihkan Western NY, Anda harus mengetahui undang-undang ketenagakerjaan negara bagian. Sumber informasi yang baik tentang berbagai peraturan negara bagian adalah Departemen Tenaga Kerja. Undang-undang ini mencakup semuanya mulai dari upah minimum hingga diskriminasi hingga lembur. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang apa yang ditawarkan Departemen Tenaga Kerja di situs webnya.

Ada juga peraturan federal tentang kesehatan dan keselamatan di tempat kerja. Misalnya, Administrasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (OSHA) bertanggung jawab untuk melindungi pekerja dari bahaya di tempat kerja, dan agensi tersebut juga memiliki bagian pembersihan di situs webnya.

Di negara bagian New York, ada banyak undang-undang ketenagakerjaan. Salah satu contohnya adalah One Day Rest in Seven Law. Undang-undang ini mewajibkan karyawan yang tidak dikecualikan menerima satu hari istirahat setiap tujuh hari.

Author: Daniel Coleman